Novel "Negeri 5 Menara" menceritakan kisah seorang A. Fuadi dan
histori pendidikannya. Ada halaman menarik diantara lembaran novel tebal
itu. Kisah di kelas baru di PonPoes di tanah Jawa saat siswa baru
mengikuti KBM pertama kalinya. Satu Mantera yang diajarkan sang guru
adalah "Man jadda wa jadda". Mantera ini di ulang-ulang hingga sekitar 2
jam pelajaran. Kelas-kelas baru yang lain pun melakukan pembelajaran
yang sama. Sehingga terjadi sahut-menyahut dan kompetisi volume dan
semangat meneriakkan mantera itu.Ada pula dalam "Laskar Pelangi". Mantera yang diajarkan Tuk Bayan Tulah (Mohon koreksi, saat saya menulis ini tidak sedang membuka novelnya). Saat murid-murid SD Muhammadiyah itu akan di hadapkan dengan Ujian Naional, mereka mencari mantera sakti agar bisa melewati ujian dengan baik. Dikisahkan mereka menemui seseorang yang bernama Tuk Bayan Tulah

